Penghayatan Umat Paroki St. Antonius Padua Pasuruan atas Makna Paroki menurut KHK 515
Abstract
The focus of this study is to describe how the parishioners of St. Antony of Padua Parish, Pasuruan, understand the parish as a community of the Christian faithful according to Can. 515. This understanding is inspired by the spirit of Vatican II which views the Church as a community of God's people on pilgrimage in the world. The methodology used in this study is a qualitative and phenomenological research exploring their daily way of life. The author conducted in-depth interviews with the parishioners of St. Antony of Padua, Pasuruan. The interview results were then elaborated on the meaning of a parish according to Can. 515. The findings of this study are: (1) The parish as a community of Christian believers plays an important role in realizing the Church as a communion of God's people. (2) The parishioners awareness is revealed in active participation in church activities and pastoral care.
Abstrak
Fokus studi ini ialah mendeskripsikan penghayatan umat Paroki St. Antonius Padua Pasuruan terhadap pengertian paroki sebagai komunitas kaum beriman Kristiani menurut KHK 515. Pemaknaan ini diinsipirasi oleh semangat Konsili Vatikan II yang merefleksikan Gereja sebagai persekutuan umat Allah yang sedang berziarah di dunia. Paroki sebagai bagian dari Gereja universal mempunyai peranan yang sangat penting dalam menghantar umat untuk mewujudkan persekutuan tersebut. Metodologi yang digunakan dalam studi ini ialah penelitian kualitatif dan fenomenologis yang menggali mental atau aktus kehidupan manusia dalam keseharian hidupnya. Penulis melakukan depth interview (wawancara mendalam) terhadap umat Paroki St. Antonius Padua Pasuruan. Hasil wawancara kemudian dielaborasi dengan pengertian paroki menurut KHK 515. Temuan dari studi ini ialah: (1) Paroki sebagai komunitas kaum beriman Kristiani memainkan peran penting dalam mewujudkan persekutan umat Allah sebagaimana makna Gereja itu sendiri. (2) Kesadaran umat akan makna paroki terungkap dalam partisipasi aktif dalam kegiatan menggereja dan reksa pastoral.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Adon, Mathias Jebaru. (2021). Mewujudkan Partisipasi Umat dalam Liturgi di Paroki Mbeling dalam Semangat Sacrosantum Concilium. Jurnal Teologi Praktika. 2 (1), 42-55.
Cunha, Bosco Da. (2004). Teologi Liturgi Dalam Hidup Gereja. Malang: Dioma.
Darminta, J. (1983). Tuhan Ajarlah Kami Berdoa. Yogyakarta: Kanisius.
Go, Piet. (Ed.). (2005). Benediktus XVI Deus Caritas Est; Allah adalah Kasih. Jakarta: Depertemen Dokumentasi Dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia.
Go, Piet. (1990). Paroki menurut Hukum Gereja. Malang: Dioma.
Go, Piet. (2007). Teologi Moral Dasar. Malang: Dioma.
Hadiwikarta, J. (Ed.). (1996). Yohanes Paulus II Ut Unum Sint; Semoga Mereka Bersatu. Jakarta: Depertemen Dokumentasi Dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia.
Hadiwikarta, J. (Ed.). (2019). Paulus VI Evangelii Nuntiandi; Mewartakan Injil. Jakarta: Depertemen Dokumentasi Dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia.
Hardawiryana, R (Ed.). (2012). Unitatis Redintegratio; Pemulihan Kesatuan. In Dokumen Konsili Vatikan II (Seri Dokum). Jakarta: Depertemen Dokumentasi Dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia.
Hardawiryana, R (Ed.). (1993). Lumen Gentium; Terang Bangsa-Bangsa. In Dokumen Konsili Vatikan II (Seri Dokum). Jakarta: Depertemen Dokumentasi Dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia.
Harmin dan Ndiy, Ferderika Pertiwi. (2021). Pelayanan Pastoral Kontekstual sebagai Pendekatan Penginjilan di Desa Rantau Buda Kalimantan Selatan. Jurnal Teologi Praktika. 1(1), 30-42.
Jacobs, Tom. (1988). Gereja Menurut Perjanjian Baru. Yogyakarta: Kanisius.
Pareira, Berthold Anton. (2002). Mari Berteologi: Sebuah Pengantar Teologi. Yogyakarta: Kanisius.
Riyanto, Armada. (2013). Menjadi Mencintai, Berfilsafat Teologis Sehari-hari. Yogyakarta: Kanisius.
Rubiyatmoko, R. D. R. (2006). Kitab Hukum Kanonik. Jakarta: Konferensi Waligereja Indonesia.
Soerja, Paulus Wirasmohadi. (2005). Demokrasi dalam Kehidupan Paroki menurut Hukum Gereja. In Andang L. Binawan (Eds.), Demokratisasi dalam Paroki: Mungkinkah? Yogyakarta: Kanisius.
Suharyo, Ignatius. (2011). Ekaristi: Meneguhkan Iman, Membangun Persaudaraan, Menjiwai Pelayanan. Yogyakarta: Kanisius.
Taliwuna, Maria dan Tampenawas, Alfons Renaldo. (2021). Peranan dan Sikap Hamba Tuhan dalam Melaksanakan Misi Gereja menurut Kisah Para Rasul 20:17-27. Jurnal Teologi Praktika. 2(1), 1-17.
DOI: https://doi.org/10.51465/jtp.v2i2.34
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Jurnal Teologi Praktika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by: Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong
Institution Website: https://stttenggarong.ac.id/
Address: Jl. Stadion RT. 12 Kel. Loa Ipuh, Kec. Tenggarong, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
e‑jurnal Website: http://jurnalstttenggarong.ac.id/index.php/JTP/index
e‑ISSN: 2722‑8908 p‑ISSN: 2722‑8916
This work is licensed under a Creative Commons Attribution‑ShareAlike 4.0 International License (CC BY‑SA 4.0). Copyright © Jurnal Teologi Praktika. All Rights Reserved.










